25 tahun ( Sebuah Renungan terhadap sebuah Pekerjaan)

H.M.Fakhrurrozie,SKM,MAP

H.M.Fakhrurrozie,SKM,MAP     ( Kepala UPT Puskesmas Simpang Empat 2                    2009 – sekarang )

Angka 25 tahun jika dipandang dari sisi pertumbuhan manusia adalah usia dewasa muda saat mulainya masa pendewasaan seseorang menuju kematangan. Baik dalam hal keluarga, pemikiran, kesejahteraan, karier dan ekonomi. Angka ini dapat pula diartikan seperempat abad usia seseorang memasuki hidup di dunia. Angka 25 juga dapat diartikan usia perak seseorang pada masa hidupnya sebelum masa keemasan yang umumnya menjelang 40 tahunan.

Makna angka 25 disini sebenarnya adalah masa bertugas Kepala Puskesmas Simpang Empat 2 saat ini yaitu H.Muhammad Fakhrurrozie,SKM,M.AP bertugas di Puskesmas Simpang Empat 2 atau Puskesmas Sungkai dulunya. Ditempatkan sebagai CPNS pada 1 Maret 1991 sampai 1 maret 2016 kemaren berarti sudah 25 tahun beliau bertugas di Puskesmas ini tanpa pernah dipindah sekalipun,baik sebagai pejabat fungsional perawat sampai sekarang selaku pejabat struktural yang sudah menjabat selama 7 tahun.

Beliau selalu mengganggap jabatan sebagai sebuah  amanah yang wajib dipertanggung jawabkan tidak hanya ke sesama manusia namun juga ke hadirat yang Maha Kuasa. Inilah yang membuatnya selalu berusaha menjaga amanah agar secara optimal mampu dijalankan dengan baik.Berbagai prestasi, penghargaan maupun keberhasilan yang diraih baik secara pribadi maupun organisasi bukan bearti harus selalu dibanggakan dan menjadi modal untuk mengejar jabatan. Karena semuanya itu pada hakekatnya terjadi atas kehendak yang Maha Kuasa Beliau juga menganggab jabatan hanyalah sekedar jalan hidup yang sudah digariskan oleh-Nya  jadi tidak perlu harus dikejar maupun di upayakan dengan segenap cara. Pemikiran terakhir inilah yang ditakutkan beliau sekiranya jabatan yang diterima dikarenakan permintaan atau permohonan. Jabatan tak lebihnya sebagaimana rejeki yang kita terima …sudah ada yang mengatur.Dan mengatur semua jabatan kita tidak berarti adalah Kepala Daerah, Kepala SKPD atau yang lainnya namun hakekatnya adalah Sang Maha Kuasa yang menggerakkan hati, pemikiran dan kehendak para pejabat tersebut. Jadi janganlah galau, risau, bingung tanpa gairah kerja atau bahkan stress karena ada tidaknya jabatan yang kita sandang tidak juga akan merubah jalan hidup kita yang sudah digariskan . Seringlah bersyukur dan bersabar sehingga hati akan tenang menghadapi hidup.Di mutasi, dipromosikan atau dilepas jabatan anggap saja semuanya adalah sebagian jalan hidup kita yang harus diterima. Kalaupun juga harus meminta, mintalah selalu kepada yang Maha Memberi…Allah SWT . Zat yang Maha mengatur, Maha menentukan dan Yang mengusai seluruh alam ini. Lakukanlah dengan jalan selalu berdoa dan melakukan dan memperbaiki sholat kita,menambah sholat sunnah kita dan jauhkanlah dari perbuatan melanggar syariat.Jadi…jauhkan sekali- kali pikiran untuk memohon, meminta atau sampai menghambakan diri dengan sesama manusia hanya sekedar sebuah jabatan. Jadi…….siapapun Kepala Daerah atau Presiden nya…mereka semua tak lain jua hanyalah seorang manusia pula yang hanya dibedakan dengan derjat keimanan dan kesholehan saja. Yang pada hakekat hatinya pun digerakkan oleh Allah SWT pula. Jadi bagaimana ………Enjoy saja dan selalu teruskan bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara yang baik dan sholeh dan selalu berharap agar pekerjaan kita bernilai ibadah.Siip khan.

Pos ini dipublikasikan di BACA SEMUA ISI, Profil Karyawan, Serba Serbi, Siraman Rohani Islami dan tag , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s