Kota Venesia ternyata ada (pula) di desa Banua Hanyar

Suasana pedesaan Banua Hanyar

Suasana pedesaan Banua Hanyar

Perairan desa yg dikelilingi sungai

Perairan desa yg dikelilingi sungai

Ingat kota Venesia yang berada diatas air. Keadaan serupa dapat pula kita temui di desa Banua Hanyar Kec.Cintapuri Darussalam. Bedanya kalau Kota Venesia merupakan kota yang indah dan tertata apik…desa Banua Hanyar hanyalah desa kecil dengan suasana pedesaan diatas air yang sangat sederhana. Seluruh rumah bahkan sekolah dan Masjid berada diatas air yang dihubungkan dengan titian antar rumah dari kayu ulin. Desa yang sudah ada sejak jaman penjajahan ini dulunya merupakan labuan temnpat pelarian para pejuang karena bersebelahan dengan daerah ” pulau Kadap ” ( Pulau kegelapan ) sebuah daerah mistis yang selalu dikaitkan dengan tempat persebunyian para pejuang tempo dulu. Konon pejuang Pangeran Antasari juga pernah disembunyikan oleh “empunya pulau” saat itu dari kejaran Belanda.

Sekarang desa Banua Hanyar sudah dapat ditempuh lewat darat. Hanya membutuhkan waktu 1 jam dari dari Jalan A.Yani KM.71 Kec.Simpang  Empat.Dulu saat mengadakan Pusling dan Posyandu kami harus lewat sungai menumpang klotok dan bermalam disana sebelum akhirnya besok kembali ke Puskesmas. (zie)

Iklan
Pos ini dipublikasikan di BACA SEMUA ISI, SERBA SERBI PUSKESMAS SUNGKAI dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s