Sang Teladan, sudah pantaskah buat kami ???

Dalam beberapa hari ini, saya dikagetkan dengan telpon masuk yang mengatas namakan panitia pemilihan Sang Teladan. Saya pribadi merasa heran, kami yang selama ini jauh dari kemajuan karena serba kekurangan justru mendapat apresiasi dari orang luar. Yang mengagetkan kami lagi, beberapa rekan bidan yang tinggal di desa juga mendapatkan telpon yang sama. Mereka seolah- olah mengatasnamakan diri sebagai panitia pemilihan yang seakan “ memaksa “ kami untuk mendaftarkan diri. Yang membuat kami heran, mengapa tidak ada surat  yang ditujukan ke Puskesmas atau dinas kesehatan sehingga dianggab resmi. Beberapa rekan yang menerima telpon akhirnya justru beranggapan ada sesuatu dibalik ini, mereka menduga ada motif sesuatu dibalik itu . Yang jelas, beberapa rekan yang menerima telpon akhirnya menyatakan diri apakah mereka sudah layak dan pantas untuk dinilai.

apakah sudah pantas kami menjadi "Sang Teladan"

Namun untuk mencari pembenaran, kami akhirnya menyusuri internet untuk mencari informasi. Dalam kotak masuk email pribadi, saya akhirnya menemukan informasi terkait. selain itu, saya juga melakukan penyusuran di dunia maya. Inilah berita terkait yang kami peroleh. Mudah- mudahan rekan yang menerima telpon akhirnya bisa mengambil kesimpulan terkait pencalonan diri mereka pada program ini. Kami tidak berkeinginan upaya pencarian Sang Teladan yang sangat mulia ini akhirnya tercela oleh sebagian oknum yang mencoba mengambil kesempatan. Mudah- mudahan saja kami bisa mengambil hikmah dari wacana ini.

Inilah berita selengkapnya :

TEMPO Interaktif, Jakarta – Sang Teladan, sebuah program penghargaan dalam bidang kesehatan, kemarin resmi diluncurkan. Program ini bertujuan mencari dan memberi penghargaan kepada individu yang telah berdedikasi tinggi, tanpa pamrih berjuang bagi peningkatan kesehatan masyarakat.

Pribadi yang terpilih mestilah memiliki jiwa keteladanan sehingga bisa menjadi inspirasi yang menggugah dan layak ditiru oleh banyak orang. Meski didukung penuh oleh sebuah perusahaan farmasi Darya Varia Labaratoria, Tbk. program Sang Teladan ini melibatkan para juri yang memiliki latar belakang yang berbeda.

Mereka adalah Imam B. Prasodjo, Ph.D., sosiolog dan penggiat lembaga pemberdayaan masyarakat, Dr. dr. Fachmi Idris, M,Kes., ahli kesehatan masyarakat, dr. Joserizal Jurnalis, Sp.OT., praktisi kesehatan dan relawan, Najwa Shihab, jurnalis dan presenter TV, dan Muhammad Farhan, penyiar radio.

Para juri akan memberikan penilaian terhadap komitmen dalam kegiatan kemanusiaan, keberlanjutan kegiatan yang dilakukan, ketangguhan dalam melewati halangan/rintangan serta integritas individu.

Di bidang sosial dikenal istilah social service provider, social entrepreneur dan social activism. Social service provider adalah orang-orang yang penuh motivasi dan komitmen untuk memberikan pelayanan publik, bagi kaum papa yang terpinggirkan, walaupun pengabdiannya belum mengarah pada perubahan sistemik.

Social entrepreneur adalah pendobrak keadaan dengan memunculkan inovasi/kreasi pembaruan yang bermanfaat langsung bagi banyak orang, seperti tenaga kesehatan yang sebetulnya tidak memiliki latar belakang profesi medis, dan bercita-cita adanya perubahan sistem pelayanan yang lebih baik.

Sedangkan social activism adalah para aktivis kesehatan yang berjuang melakukan advokasi untuk terjadinya perubahan peraturan maupun perundang-undangan.

“Sang Teladan memiliki salah satu atau beberapa karakteristik dari ketiga jenis kategori tersebut,” kata Imam Prasodjo, Ph.D, Ketua Juri Program Sang Teladan. “Yang membedakan Sang Teladan adalah dedikasi penuh tanpa pamrih pada bidang kesehatan, manfaat luas yang mampu ia berikan pada orang lain, serta komitmen kuat dalam menghadapi tantangan dalam kegiatannya.”

Dalam program ini masyarakat dapat menominasikan calon Sang Teladan dengan mengunduh dan mengisi formulir pendaftaran Sang Teladan melalui website http://www.sangteladan.com atau mengirimkan formulir pendaftaran tersebut ke PO BOX 19 – JKPGT – Jakarta 10570 atau melalui email ke admin@sangteladan.com, selama periode 10 Februari 2011 – 8 April 2011.

Program Sang Teladan juga dapat diakses melalui website http://www.sangteladan.com, Twitter @sangteladan, Facebook: Sang Teladan.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di BACA SEMUA ISI, SERBA SERBI PUSKESMAS SUNGKAI. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s