HASIL IKM PUSKESMAS SUNGKAI TAHUN 2009 MEMUASKAN

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Indeks Kepuasaan Masyarakat (IKM) adalah merupakan salah satu Instrumen untuk mengukur tingkat kinerja masing-masing unit Pelayanan Instansi Pemerintah, juga instrument ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menilai secara obyektif dan priodik terhadap perkembangan kinerja unit pelayanan publik.
Data indeks yang diperoleh akan menjadi bahan penilaian terhadap unsur-unsur pelayanan yang masih perlu perbaikan dan menjadi pendorong setiap Unit penyelenggara pelayanan untuk meningkatkan kualitas pelayanan
Pelaksanaan IKM pada Puskesmas Sungkai merupakan wujud nyata manajemen Puskesmas Sungkai dalam rangka menetapkan kebijakkan peningkatan pelayanan di bidang kesehatan.
B. Maksud dan Tujuan
1. Maksud Pelaksanaan
Untuk memperoleh gambaran dan sekaligus mengajak masyarakat utnuk berpartosipasi dalam memberikan penilaian terhadap peleyanan yang telah diberikan oleh Puskesmas Sungkai
2. Tujuan Pelaksanaan
Untuk mengettahui tingkat kinerja Puskesmas Sungkai secara berkala dan sebagai bahan utnuk menetapkan kebijakkan dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik selanjutnya

C. Hasil yang ingin dicapai
Hasil yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah kajian data yang memuat tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan oleh Puskesmas Sungkai kepada masyarakat yang dilaksanakan sampai dengan diketahuinya nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) , atribut layanan yang dianggap penting oleh masyarakat serta saran-saran masyarakat untuk perbaikan pelayanan.
Instrumen IKM yang dipergunakan sesuai dengan Keputudsan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor Kep/25/M.PAN/2/2004 tentang Pedoman Umum Penyusunan Indeks Kepasaaan Masarakat Unit Pelayanan Instansi Pemerintah

METODOLOGI PENGUKURAN

A. Ruang Lingkup
Pelaksanaan kegiatan pengukuran IKM dilakanakan pada Puskesmas Snmgkai pada bulan 7 Oktober sampai dengan 5 Nopember 2009 terhadap responden yang menjadi pengunjung pada Puskesmas Sungkai, baik pada Unit Rawat Jalan maupun Unit Gawat Darurat (UGD) selama 24 jam

C. Persiapan
Aktivitas yang dilaksanakan pada tahap ini adalah :
1. Pembahasan Kuisioner antara Bagian Organisasi Pemerintah Kabupaten Banjar dengan Puskesmas se-Kabupaten Banjar
2. Kick-off meeting antara Dinas Kesehatan Kabuapten dengan Puskesmas se-Kabupaten Bnajar untuk menyususn jadwal pengumpulan data
3. Briefing dan role play kepada petugas lapangan untuk memastikan bahwa mereka paham dengan maksud kuisioner dan mengerti cara-cara pengumpulan data yang efektif

D. Pengumpulan Data
Data yang diperolah da;am kegiatan ini adalah data primer, yaitu data yang diperoleh langsung dari responden melalui wawancara tatap muka ( Face to face interviews) dengan menggunakan kuisioner terstruktur. Beberapa kegiatan dapat dilakukan pada tahap ini adalah pembekalan tim pelaksana Survei, pengawasan wawancara,peeriksaan kuisioner yang telah terkumpul, pelaksanaan Back checking kepada 20 % respnden dan proses valisasi kuisioner.
Pengumpulan data dilakukan memalui survey atau penyebaran kuisioner kepada masayarakat yeng menjadi pelanggan dari instansi pelayanan umum tersebut, dengan jumlah responden adalah 100 ( Seratus ) orang. Kegiatan penyebaran kuisioner telah dilaksanakan mulai tanggal 7 Oktober sampai 5 Nopember 2009

Kriteria Responden
Kriteria responden IKM adalah pengunjung atau penderita yang datang meminta atau pernah mendapatakan pelayanan kesehatan pada Puskesmas Sungkai dalam 1 bulan terakhir minimal satu jenis pelayanan.
Metode Pemilihan Responden
Responden dipilih secara Simple Random sampling dari semua pengunjung Puskesmas Sungkai yang masuk kriteria responden di tiap unit pelayanan.

E. Pengolahan dan Analiasis Data
Kuisioner yang telah terisi kemudian dikumpulkan dan diolah secara kuantitatif dengan menggunakan apilikasi Excel. Proses dan analisa data sesuai petunjuk dalam KEP.MENPAN Nomor : KEP/25/M.PAN/2/2004, sehingga terstandarisasi secara nasional.

F. Penyusunan Laporan
Semua hasil survey akan di dokumentasikan dalam bentuk laporan.

HASIL PENGUKURAN

Dari hasil keseluruhan 100 kuisioner yang ada, terdapat 99 yang dapat terisi dengan baik sehingga dapat diolah dan dianalisis lebih lanjut. Dari 99 responden yang mengisi data pribadinya dengan lengkap dan hampir lengkap sebagai berikut :

A. Data Responden Berdasarkan
1. Jenis Kelamin
Jenis Kelamin Responden
Laki-laki 38
Perempuan 62
Jumlah 100

2. Usia
Usia Laki-laki Perempuan Jumlah
45 tahun 4 7 11
Jumlah 44 56 100

3. Pendidikan
Pendidikan Responden
Tidak tamat SD 16
SD/SMP 27
SMTP 36
SMTA 17
Perguruan Tinggi 4
Jumlah 100

4. Pekerjaan
Pekerjaan Responden
PNS/TNI 3
Swasta/Pedagang 5
Wiraswasta 12
Pelajar/Mahasiswa 21
Lainnya/Tani/Ibu RT 59
Jumlah 100

B. Hasil Pengukuran
SK Menpan no 25 tahun 2004 memuat 14 unsur pelayanan yang harus diukur, yaitu :
1. Prosedur Pelayanan
2. Pesyaratan Pelayanan
3. Kejelasan Petugas Pelayanan
4. Kedisiplinan Petugas Pelayanan
5. Tanggung Jawab Petugas Pelayanan
6. Kemampuan Petugas Pelayanan
7. Kecepatan Pelayanan
8. Keadilan Mendapatkan Pelayanan
9. Kesopanan dan Keramahan petugas
10. Kewajaran Biaya pelayanan
11. Kepastian Biaya pelayanan
12. Kepastian Jadwal Pelayanan
13. Kenyamanan Lingkungan
14. Keamanan Pelayanan
Perhitungan Bobot nilai rata tertimbang adalah :

BOBOT
RATA-RATA
TERTIMBANG
JUMLAH BOBOT
= —- ——————–
JUMLAH UNSUR
1
= ————
14

= 0,071

Berdasarkan pengukuran terhadap kualitas unsur palayanan tersebut diperoleh hasil sebagai berikut :

Dengan angka Indeks sebesar tersebut diatas, maka kinerja Puskesmas Sungkai berada dalam mutu pelayanan posisi A dengan katagori Sangat Baik, dengan angka indeks 82 berada dalam interval 81,26- 100,00 berdasarkan indeks Katagori Mutu Pelayanan sebagai berikut :

Nilai
Persepsi
Nilai Interval
IKM
Nilai Interval Konversi IKM Mutu Pelayanan Kinerja Unit

1 1,00 – 1,75 25,00 – 43,75 D Tidak Baik
2 1,76 – 2,50 43,76 – 62,50 C Kurang Baik
3 2,51 – 3,25 62,51 – 81,25 B Baik
4 3,26 – 4,00 81,26 – 100,00 A Sangat baik

Tabel 2 : Nilai Rata-rata (NRR) per Unsur Pelayanan
No Unsur Pelayanan Nilai Unsur Pelayanan
1 Kemudahan Prosedur Pelayanan 3,29
2 Kesesuaian persyaratan pelayanan 3,24
3 Kejelasanan petugas yang melayanani 3,34
4 Kedisiplinan Petugas pemberi pelayanan 3,27
5 Tanggung jawab petugas pelayanan 3,28
6 Kemampunan petugas pemberi pelayanan 3,53
7 Kecepatan pelayanan 3,20
8 Keadilan mendapatkan pelayanan 3,31
9 Kesopanan dan keramahan petugas pelayanan 3,33
10 Kewajaran biaya pelayanan 3,27
11 Kesesuaian biaya 3,32
12 Ketetapan jadwal pelayanan 3,26
13 Kenyamanan di lingkungan pelayanan 3,27
14 Keamanan di unit pelayanan 3,30

Tabel 2 tersebut diatas menunjukkan bahwa semua unsur pelayanan mempunyai nilai rata-rata diatas 3,00. Hal ini menunjukkan penilaian masyarakat terhadap unsur-unsur pelayanan yang diterima di Puskesmas Sungkai menurut mereka umumnya sudah baik.
Unsur pelayanan yang memiliki nilai rata-rata paling tinggi adalah kemampuan petugas dalam memberikan pelayanan kesehatan yaitu 3,53. Nilai unsur pelayanan ini tinggi diduga karena semua pelayanan kesehatan telah diberikan oleh petugas yang mempunyai kompetensi yang dipersyaratkan, yaitu dokter umum , dokter gigi, bidan ahli madya dan perawat ahli madya, sanitarian ahli madya, analis kesehatan ahli madya dan perawat gigi ahli madya. Dari angka ini dapat disimpulan bahwa menurut responden kemampuan petugas yang memberikan pelayanan di Puskesmas Sungkai rata-rata mampu . Selain itu kemampuan petugas juga didukung dengan komitmen untuk berusaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat sesuai dengan tugas dan tanggung jawab profesi yang diembannya , baik pada pelayanan rawat jalan pagi maupun pada pelayanan Program Kesehatan dasar bersubsiidi 24 jam di UGD Puskesmas Sungkai.
Unsur pelayanan yang memiliki nilai Indeks paling rendah adalah Kecepatan pelayanan, yaitu 3,20. Walaupun nilai unsur pelayanan masih dalam interval baik, namun tingkat kepuasan responden terhadap unsur ini masih rendah sehingga perlu ditingkatkan lebih baik lagi.
Walaupun rata-rata nilai unsur pelayanan berada pada interval kinerja pelayanan Baik, namun beberapa upaya yang perlu ditindaklanjuti untuk perbaikan adalah unsur pelayanan dengan nilai rangking 4 terbawah, yaitu ;
1. Kecepatan pelayanan
2. Kesesuaian persyaratan pelayanan dengan jenis pelayanan
3. Ketetapan jadwal pelayanan
4. Kedisiplinan Petugas pemberi pelayanan
Terhadap keempat unsur pelayanan ini , selanjutnya perlu tindak lanjut dan rekomendasi.

KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
A. Kesimpulan
1. Secara umum kualitas pelayanan di Puskesmas Sungkai Kecamatan Simpang Empat di persepsikan oleh masyarakat penggunanya pada posisi dengan katagori SANGAT BAIK , dengan angka Indeks 82 , berada dalam interval 81,26- 100,00
2. Dalam peningkatan kualitas pelayanan, diprioritaskan pada unsur-unsur yang mempunyai nilai paling rendah, sedangkan unsur yang mempunyai nilai cukup tinggi harus tetap dipertahankan
3. Unsur-unsur yang perlu mendapatkan perhatian untuk di tingkatkan, yaitu :
a. Kecepatan pelayanan
b. Kesesuaian persyaratan pelayanan dengan jenis pelayanan
c. Ketetapan jadwal pelayanan
d. Kedisiplinan Petugas pemberi pelayanan

B. Rekomendasi
Berdasarkan hasil perhitungan, bahwa terdapat 4 unsur pelayanan yang mendapatkan peningkatan kualitas mutu pelayanan, yang perlu mendapatkan perhatian :
1. Dalam rangka memperbaiki kecepatan pelayanan , perlu diupayakan :
a. Pembuatan jadwal jaga / Piket petugas, terutama di unsur pelayanan utama seperti di Poli umum dan KIA/KB.
b. Mensosialisasiikan jadwal pelayanan yang sudah terpampang baik terhadap petugas maupun terhapa pengguna pelayanan
2. Untuk kejelasan kesesuaian persyaratan dengan jenis pelayanan, perlu dilakukan langkah- langkah sebagai :
a. Mensosialisasikan persyaratan yang perlu dipersiapkan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan , terutama terkait dengan program pelayanan kesehatan dasar gratis 24 jam .
3. Untuk pengaturan ketetapan jadwal Pelayanan, akan mengikuti jadwal yang telah ditetapkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar sesuai dengan jam kerja pegawai , terkecuali pelayanan UGD akan mengikuti jadwal PKD-G sesuai jadwal petugas jaga.
5. Dalam rangka memperbaiki kedisiplinan petugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat , perlu diupayakan :
a. Pembuatan jadwal jaga / Piket petugas yang jelas, terutama di unsur pelayanan utama seperti di Poli umum dan KIA/KB.
b. Memberikan reward kepada petugas yang tingkat kedisiplinanannya bagus dan memberikan sanksi / teguran sesuai peraturan kepegawaian kepada petugas yang kedisiplinannya rendah/ kurang.

Pos ini dipublikasikan di MANAJEMEN KINERJA PUSKESMAS SUNGKAI, UNIT RAWAT JALAN dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s