Awas..TBC masih mengancam kita

Berita terakhir yang penulis terima, bakteri penyakit TBC yaitu mikobakterium Tuberkulose yang sejak ditemukan oleh Robert Koch tahun 1882 ternyata sampai sekarang masih belum bisa dibasmi (eliminasi) alias masih belum mati. Sampai saat ini ancaman TBC masih terus diwaspadai terutama di negara -negara berkembang seperti Indonesia.

Paket FDC, obat TB gratis yang tersedia di Puskesmas saat ini

Paket FDC, obat TB gratis yang tersedia di Puskesmas saat ini

Walaupun upaya penanggulangan  melalui pengobatan gratis  dengan metode DOTS ( Directly Oberved Treatment) telah dijalankan sejak tahun 1995, fakta yang ada menyatakan pengobatan lebih terkonsentrasi di Puskesmas-Puskesmas saja, padahal penderita dari kalangan “berduit ”  cenderung memilih menjalani pengobatan di klinik swasta atau Rumah Sakit yang kebanyakan belum menerapkan strategi DOTS yang telah direkomendasikan WHO. Fakta lainnya, setiap penderita dengan status TB BTA (bakteri Tahan Asam) positif dapat menularkan sekurang-kurangnya kepada 10-15 orang lain setiap tahunnya, umumnya mereka berasal dari kalangan ekonomi lemah alias miskin yang kebanyakan tinggal di daerah-daerah kumuh perkotaan  dan terpencil di pedesaan. Kebanyakan mereka berada dalam usia produktif dan masih aktif bersosialisasi. Menurut penelitian, sepertiga populasi dunia sudah tertular sengan TB. Ketika penderita TBC batuk, berbicara, bersin atau meludah, mereka memercikkan kuman TBC ke udara. Kita dapat terpapar dengan TBC hanya dengan menghirup sejumlah kecil kumannya saja. Kemudian..kita yang telah ” tertular ” tadi belum tentu akan menderita TB, kuman TB dalam tubuh kita  dapat tidak aktip (dormant). Suatu ketika dimana daya tahan tubuh  menurun, menjadi sakit TBC menjadi lebih besar. Waaah …gawat niih. Namun kita tidak usah kuatir, seseorang yang sakit TBC dapat disembuhkan dengan minum obat secara lengkap dan teratur dengan metode DOTS selama 6 atau 9 bulan. Hebatnya lagi…obat yang relatif mahal tersebut saat ini ditebus dengan cuma-cuma alias gratis, anda cukup membayar dengan niat ” pengin sembuh ” saja. Untuk itu, selain menghindari tertular dengan penyakit ini, kita juga harus wajib menjaga daya tahan tubuh dengan terus memelihara kesehatan secara aktif.(zie.23.09.09)

Iklan
Pos ini dipublikasikan di BACA SEMUA ISI, Mengenal Kesehatan Masyarakat. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s