Ajaib…luka menganga dileher, korban masih selamat

Luka korban menganga lebar di leher sebelah kiri sesaat setelah dibersihkan
Luka korban menganga lebar di leher sebelah kiri sesaat setelah dibersihkan

Malam itu , Senin (14-9-2009) sekitar pukul 22.30 M.S berkeinginan pulang ke kampungnya di Tabalong. Bapak berusia  54 tahun ini pulang kampung dengan mengendarai mobilnya sendiri tanpa ditemani oleh keluarganya. Pihak keluarga sempat menasehati beliau untuk menunda kepulangan  besok hari saja karena malam  sudah sangat larut. Namun dengan alasan tertentu, beliau berhasil meyakinkan keluarga untuk pulang malam itu juga.

Sekitar pukul 23.30 di daerah Pasar Lama, tepatnya pada KM 78 beliau berkeinginan untuk membuang air kecil. Menjauh sedikit dari keramaian orang yang ramai duduk-duduk di warung, beliau menghentikan jalannya mobil dan meminggirkannya di sekitar daerah yang agak gelap. Beliaupun keluar dan langsung mencari lokasi yang nyaman untuk melepaskan hajatnya. Rupanya kedatangan beliau sudah diperhatikan oleh seseorang yang berkelinginan tidak baik. Orang tak dikenal tersebut mendekati  beliau dan langsung mengacungkan goloknya serta mengancam meminta uang. Merasa uang tidak ada di tangan, beliau memberanikan diri memohon kepada pelaku untuk mengambil uang di dalam mobil. Semula pelaku mengiyakan. Namun karena agak lama, pelaku rupanya mengira beliau akan mengambil senjata. Tanpa pikir panjang, golok yang terhunus di tangan langsung ditebaskan pelaku tepat ke leher korban sebelah kiri. Pelaku langsung melarikan diri mengira korban sudah tewas. Darahpun mengucur hebat,korban yang masih sadar langsung berteriak meminta pertolongan. Orang-orang yang berada di warungpun segera berhamburan memberi pertolongan. Mereka beramai-ramai membawa korban ke UGD Sungkai. Dr.Mira yang bertugas saat itu bersama perawat H.Alpi , Novi dan Bidan Endah segera memberikan pertolongan. Untungnya luka korban tidak mengenai pembuluh darah vital sehingga korban masih dapat segera dilakukan tindakan bantuan. Luka korban selebar 3 Cm dan sepanjang kurang lebih 12 cm segera dijahit dalam untuk mencari dan menyambung pembuluh darah yang putus. Alhamdulillah, pembuluh darah berhasil ditemukan dan segera dilakukan penjahitan. Luka korban kemudian dijahit luar. Dr.Mira dalam keterangannya menyatakan luka korban walaupun terlihat mengerikan karena berada tepat di daerah leher, rupanya tidak begitu dalam sehingga hanya memutuskan beberapa pembuluh darah tepi saja. Ini rupanya yang menyebabkan korban  selamat dan mampu berteriak meminta pertolongan. Kalau saja lukanya dalam,korban mungkin  tewas ditempat. Rupanya kuasa Tuhan berbicara disini dan korbanpun masih diberi kesempatan selamat dari musibah. Setelah pihak keluarga datang, korbanpun akhirnya dibawa pulang. (zie)

Iklan
Pos ini dipublikasikan di BACA SEMUA ISI, UNIT GAWAT DARURAT (U.G.D.). Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s