Diare dan cara mengatasinya

Suatu saat mungkin kita pernah mengalami diare. Nyeri perut seperti melilit disertai mencret yang tiada henti membuat kita merasa lemas dan tenaga berkurang. Bahkan dapat disertai sakit kepala atau pandangan berkunang-kunang. Boleh jadi saat itu kita sudah mengalami dehidrasi. Lalu tahukah kita, bagaimana diare bisa terjadi ?
Diare adalah buang air besar dalam bentuk cair lebih dari 3 kali dalam sehari, biasanya disertai sakit dan kejang perut

Diare ada 2 jenis, yaitu diare akut dan kronik

  1. Diare akut disebabkan oleh infeksi usus dan timbul secara mendadak dan biasanya berlangsung terus selama beberapa hari.
  2. Diare kronik adalah diare yang berlangsung lebih dari 2 minggu

Penyebab diare bisanya karena makanan / minuman yang tidak bersih, makanan yang merangsang lambung. Diare harus segera diatasi karena dapat menyebabkan hilangnya cairan dari dalam tubuh atau yang lebih dikenal dengan dehidrasi.
Gejala-gejala diare umumnya :

  1. Buang air besar lembek atau cair
  2. Mual dan muntah
  3. Sakit dan kejang perut
  4. Dalam tinja bisa ditemukan lendir dan atau noda darah.

Pengobatan diare :
Berikan cairan atau larutan garam rehidrasi oral untuk mencegah dehidrasi seperti oralit. Jika garam rehidrasi oral tidak tersedia, dapat dibuat sendiri dengan mencampur :
Gula 40 gr ( 1 sendok makan) + garam 3,5 gr ( 1 sendok teh0 dilarutkan dalam 1 liter ( 5 gelas) air mendidih yang telah didinginkan.
Berikan obat diare yang mengandung antara lain Karbo adsorben (Norit), kaolin, attapulgit.

Faktor terpenting dalam mengatasi diare adalah :

  1. Cegah terjadinya dehidrasi dengan banyak minum air putih
  2. Jika sudah terjadi dehidrasi, segera bawa ke Dokter atau Puskesmas terdekat

Beberapa anjuran untuk menghindari terjadinya diare adalah :

  1. Gunakan air bersih untuk memasak
  2. Air minum harus direbus terlebih dahulu
  3. Cuci tangan sebelum makan
  4. Buang air besar pada jamban
  5. Jagalah kebersihan lingkungan
Iklan
Pos ini dipublikasikan di BACA SEMUA ISI, Mengenal Kesehatan Masyarakat, UNIT RAWAT JALAN. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s