Saatnya berbenah diri

Tak terasa bulan Rajab hampir habis, sebentar lagi hilal bulan Sya’ban akan tiba. Sebagai seorang muslim yang baik, ada baiknya kita harus berbenah diri untuk mempersiapkan datangnya bulan Ramadhan yang mubbarrak, bulan pengampunan yang penuh barakah. Sudah saatnya pula kita membatasi diri dari hal-hal yang barbau ” dosa”, “maksiat” dan ” jebakan dajjal “. Terkadang kita kurang menyadari yang kita lakukan saat ini ternyata jauh dari kaidah Islami, kaidah syariat dan kaidah amaliah. Kita lupa bahwa kurang bersemangat dalam berkerja pun ternyata juga dosa yang kurang kita sadari. Bekerja dengan sungguh- sungguh sesuai profesi merupakan kewajiban yang harus kita kerjakan karena merupakan tuntutan kewajiban kita terhadap Tuhan sebagai makhluk terbaik yang dihadirkan-Nya di muka bumi ini. Peran kita sebagai manusia akan dituntut di akherat kelak sebagai bentuk pertanggungjawaban.Untuk itu sejak sekarang marilah kita berperan sungguh-sungguh sebagai insani terbaik, berperanlah sebagai abdi atau pelayan masyarakat yang baik, tidak selalu harus minta dilayani. Kita tidak boleh lupa pula bahwa gaji yang kita dapatkan tiap bulan adalah kontrak hidup sebagai abdi masyarakat bukan “boss masyarakat”. Dari merekalah sumber gaji kita. Satu rupiah gaji yang kita terima nantinya yang akan kita pertanggungjawabkan di hadapan Allah azza wajalla. Malas bekerja, suka bolos, telat masuk kerja, pulang cepat, memperlambat urusan bahkan mempermudah urusan yang tidak standar dan sebagainya merupakan perangkap dajjal terhadap komitmen kita sebagai aparatur yang baik. Atasan kita bukanlah orang yang dapat menentukan karier dan masa depan kita karena diapun juga seorang hamba yang akan mempertanggungjawabkan tugas dan pekerjaannya kelak di hadapan Allah. Kita tidak boleh menyebabkan beliau terjatuh pada suatu kesalahan atau dosa atas perbuatan kita yang tidak jujur, mencari muka atau ABS saja. Jadi marilah mulai sekarang, kita bersama-sama untuk berbenah diri memperbaiki kinerja kita karena bila kita bekerja dengan sungguh- sungguh merupakan amaliah yang tidak terkira ganjarannya disisi Allah SWT. Jadilah hamba yang baik, yang tulus ikhlas dan mengharap Ridho Allah sajalah dalam setiap memulai pekerjaan

Iklan
Pos ini dipublikasikan di BACA SEMUA ISI dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s