Mereka yang bertahan

Banyak cara untuk mencintai suatu pekerjaan,diantaranya berusaha untuk menjadikan pekerjaan sebagai ibadah. karena sebagai ibadah, pekerjaan kita menjadi ikhlas dan enjoy, kita merasa pekerjaan bukan lagi sebagai beban apalagi sebagai tuntutan tugas.Seharusnyalah setiap pekerja,apalagi PNS berpikir demikian. Kita harus menyadari bahwa gaji tiap bulan yang diterima merypakan “hutang” yang harus dibayar dengan pekerjaan kita yang profesional, jujur dan amanah. Kita pula harus menyadari bahwa gaji yang kita berikan kepada keluarga kita merupakan hasil dari pekerjaan kita, bukan pemberian Pemerintah yang seenaknya kita gunakan.
Untuk inilah tulisan ini diturunkan, contohnya dio Puskesmas Sungkai banyak karyawan yang masih bertahan akan kredibilitasnya sebagai PNS, puluhan tahun mereka sudah mengabdikan diri di daerahnya masing-masing, bahkan di desa terpencil sekalipun.Bapak Muh.Fahmi, ibu Satinem,Gt.Shafwan,Bidan Sri Witarsih,M.Fakhrurrozie,SKM,Khairda Anami,Yuli Redawati merupakan karyawan-karyawan yang masih bertahan di Puskesmas Sungkai.Bukan karena tidak ada kesempatan untuk pindah tugas, namun tantangan tugas di desa merupakan sesuatu hal yang menarik menurut mereka,ibadah dalam pekerjaan merupakan hal terutama

Pos ini dipublikasikan di BACA SEMUA ISI dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s