PENDIDIKAN DAN PELATIHAN JABATAN FUNGSIONAL PERAWAT AHLI DI BAPELKES PROVINSI KAL SEL BANJARBARU

ok cetakJabatan Fungsional merupakan kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak seorang PNS dalam suatu satuan organisasi yang dalam pelaksanaan tugasnya didasarkan pada keahlian dan atau keterampilan tertentu serta bersifat mandiri. Didalam kegiatannya dengan kurun waktu tertentu diharuskan membuat satuan nilai dari tiap butir kegiatan yang harus dicapai pada pelaksanaan tugasnya didasarkan pada keahlian/ keterampilan, atau biasa disebut angka kredit.

Dalam beberapa bulan terakhir ini, Bapelkes sebagai ujung tombak penyelenggara berbagai Pelatihan yang diakui oleh Pemerintah Propinsi Kalsel. Seperti Diklat Public Health Nursing (PHN) yang berlangsung mulai tanggal 9 sampai dengan 14 juli 2012, Surveilans Epidemiologi dari tanggal 27 sampai 31 agustus 2012 dan Pelatihan Jabatan Fungsional ahli dari tanggal 2 sampai 12 Desember 2012.

Berdasarkan Surat Perintah Tugas dari Dinkes Kabupaten Banjar Nomor : 010/ 8011- I/ DINKES, menugaskan 6 orang perawat Ahli  yaitu Johny Ramon, S.Kep (UPT PKM Kertak Hanyar, H. Alfiansyah, S.Kep (UPT. PKM Gambut), Yuniar Darmayanti, S.Kep dan Kamarullah S.Kep (UPT. PKM Sungkai), Armuni, S.Kep (UPT. PKM Aranio) dan Budiansyah, S.Kep (UPT. PKM Simpang Empat).

Pelaksanaan Pelatihan diawali dengan registrasi peserta yang datang kepada panitia. Acara dimulai dengan pembukaan oleh  Kepala Bapelkes Banjarbaru Drs. A. Murjani, M.kes SH, MH. Setelah acara  pembukaan dilakukan kegiatan perkenalan semua peserta sebanyak 30 orang. Selama kegiatan 12 hari diisi sesuai dengan jadwal. Adapun materi yang didapatkan adalah sebagai berikut :

A.     Kebijakan Nasional Bidang Kesehatan dan Keperawatan

Kebijakan ini meliputi Sistem Kebijakan Nasional (SKN), Kebijakan dan Program direktorat Bina Pelayanan Keperawatan dan Keteknisian Medik, dan regulasi Keperawatan

B.     Aspek Etik dan Legal Keperawatan

Dalam bab ini dijelaskan mengenai pengertian nilai dan etika keperawatan, prinsip-prinsip dan nilai etik keperawatan, analisis/ pemecahan dilemma etik.

Dalam Aspek legal keperawatan dijelaskan mengenai hukum keperawatan, hak pasien, kewenangan perawat, legal issue dalam keperawatan

C.     Penanggulangan Bencana dan Wabah

Dalam bab ini dijelaskan mengenai pengertian bencana, jenis ancaman bencana, tahapan disaster, kiat-kiat menghadapi bencana sesuai jenis dan tempatnya, kegiatan penanggulangan KLB di lapangan

D.     Manajemen Kepemimpinan dalam Sarana Pelayanan

Model system pemberian asuhan keperawatan antara lain keperawatan tim, modular, case management nursing dan lain-lain.

Keperawatan tim merupakan salah satu system pemberian asuhan keperawatan dimana sekelompok perawat professional dan vokasional memberikan asuhan keparawatan secara komprehensif. Dalam hal ini seorang perawat professional ditunjuk sebagai ketua tim yang harus mampu menggunakan teknik kepemimpinan/ managemen sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada

E.      Teknologi Tepat Guna Bidang Kepemimpinan

Teknologi tepat guna adalah teknologi yang dirancang bagi suatu masyarakat tertentu agar dapat disesuaikan dengan aspek-aspek lingkungan, keetisan, kebudayaan, social, politik, dan ekonomi masyarakat yang bersangkutan. Dalam hal ini  haruslah menerapkan metode yang hemat sumber daya, mudah dirawat, dan berdampak polutif minimalis dibandingkan dengan teknologi arus utama. Contoh : penggunaan obat-obatan tradisional

F.      Standart Pedoman Operasional (SPO) bidang Keperawatan

Dalam memberikan asuhan keperawatan sebaiknya mengacu pada SOP yang telah ditetapkan dan berlaku pada institusi tersebut Hal ini ditujukan untuk melindungi masyarakat yang menerima pelayanan, regulasi praktik dari perawat, informasi public, rujukan legal/ evaluasi praktik

G.     Jafung Perawat

Jabatan fungsional perawat ada dua yaitu perawat pelaksana dan perawat ahli sesuai dengan jenjangnya. Oleh karena peserta adalah lulusan dari S1 Keperawatan dan Ners maka jabatan yang disandang adalah perawat ahli

H.     Pemberian Asuhan Keperawatan Individu/ Keluarga/ Kelompok

Perawat tidak hanya melakukan perawatan individu, akan tetapi terutama bagi perawat Puskesmas fokus pemberian keperawatan bisa juga ditujukan kepada keluarga/ kelompok/ masyarakan (Perkesmas)

I.        Perhitungan Angka Kredit dan Pengajuan

Disini dijelaskan mengenai penghitungan angka kredit untuk kenaikan jabatan dan pangkat bagi perawat baik pelaksana maupun ahli

J.      Karya Tulis/ Ilmiah bidang Keperawatan/ Kesehatan

Karya tulis ilmiah yang dimaksud adalah karya tulis yang ditujukan untuk tugas untuk mendapatkan gelar maupun pengembangan dalam bidang keperawatan dan mendapatkan angka kredit sesuai dengan jenis karya tulis dan distribusinya. Jenis-jenis karya tulis ilmiah diantaranya : Makalah, Artikel, Kertas kerja, Komentar, Resensi, Skripsi, Tesis, dan desertasi

K.     Pelayanan Prima Keperawatan

Pelayanan prima pada hakekatnya sangat tergantung pada Man (pemberi pelayanan), Money (pembiayaan), Machine (sarana prasarana/ fasilitas kesehatan), Management (kebijakan-kebijakan yang ada), Market (sasaran).

Setelah berakhirnya Diklat tersebut masing-masing peserta mendapatkan sertifikat dengan jumlah 90 jam pelajaran @ 45 menit yang bernilai dua kredit.

About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di BACA SEMUA ISI dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s